Rabu, 26 Agustus 2009

Tumbuhan Keramunting

Pendahuluan

Tumbuhan Keramunting adalah sejenis tanaman liar dengan pohon berkayu. Biasanya tumbuhan pada lahan terbuka tingginya hampir serata tinggi orang-orang dewasa. Nama tumbuhan ini :  Keramunting, Keremunting (Lubai), Kemunting (Melayu), Nama Lain: Kermunting, Kerebunting, Dunduok (kadazan dusun Negara Malaysia), Gangrenzi (China), Nama ilmiah : Rhodomyrtus tomentosa (Ait.) 

Karakteristik Tumbuhan

Keramunting dapat tumbuh mencapai ketinggian hingga 2 meter. Batangnya yang muda mempunyai bulu-bulu pendek yang halus dan padat. Daunnya tersusun secara bertentangan, berbentuk ringkas dan berbentuk bujur. Permukaan daun berkilat dengan warna hijau gelap manakala bahagian bawah daunnya mempunyai bulu-bulu halur dan berwarna hijau pudar. Bunganya berwarna merah jambu, dengan lima kelopak. Ia mempunyai banyak stamen dengan 5 filamen berwarnamerah jambu dan ukurannya berukuran (garis rentas) 2.5 cm. Satu atau lebih bunga tersusun pada tangkai bunga. Hingga bunga karamunting satu-satu berlepasan kelopaknya, menjelma menjadi buah berwarna hijau sekeras jambu biji mentah, berukuran sekacang tanah. Menjelang hujan turun di pangkal musim hujan satu-satu buah karamunting berwarna kemerahan. Sampai kemudian musim buah karamunting mencapai puncaknya, buah-buahnya bunting berwarna ungu. Buahnya kecil (beri) dengan ukuran garis rentas lebih kurang 1.3 cm, berwarna ungu gelap dengan isi yang manis dan berbau harum. Keramunting hidup subur dikawasan yang tanahnya mempunyai kelembapan yang tinggi terutamanya berhampiran dengan paya atau sungai. Namun ia juga boleh beradaptasi dengan pelbagai jenis tanah seperti tanah pasir dan tanah yang agak asin. 

Kegunaan Tumbuhan

Di Daerah Lubai buah Keramunting hanya dimakan langsung tanpa melalui proses. Buah ini belum ada nilai tambah, karena buah ini hanya dianggap tumbuhan liar belaka yang dianggap tidak mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Masyarakat Lubai belum banyak tahu bahwa tumbuhan ini dapat menghasilkan nilai ekonomi yang dapat menambah pendapatan keluarga.

Pada Kabupaten Belitung Prov. Bangka Belitung Buah Keramunting dapat diolah menjadi dodol keremunting dapat dibawa sebagai oleh-oleh khas Kabupaten Belitung. Di Malaysia, masyarakat desa kadazan merebus akar kemunting untuk menjadikan air rebusannya sebagai penawar untuk muntah berdarah. Air rebusan ini (lebih kurang 150 ml) diminum tiga kali sehari selama tiga hari. Buahnya yang manis boleh digunakan untuk membuat pai dan juga jem. Di kawasan selatan Thailand buah kemunting yang masak ranum dan manis rasanya dimakan bersama santan yang dicampur dengan sedikit garam.

Penutup

Tulisan ini merupakan hasil kajian kepustakaan ruang digital melalui situs internet. Ucapan terima kasih penulis kepada para pengelola situs internet yang telah saya jadi sumber tulisan ini dan mohon maaf nama penulis sumber tulisan tidak saya tuliskan disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar