Jumat, 19 November 2021

Tumbuhan Kecapi

Pendahuluan

Tumbuhan Kecapi adalah nama sejenis buah dan juga pohon penghasilnya. Bentuk buah ini mirip dengan manggis, hanya saja kulit buah kecapi berwarna kuning sementara manggis berwarna ungu tua. Nama tumbuhan ini : Kecapi, Nama lain : setol (lubai), kechapi (malaysia), sentol, santol santor (pilfina), Nama ilmiah : Sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr. 

Karakteristik Tumbuhan

Pohon kecapi merupakan pohon yang rimbun dan besar, dapat mencapai tinggi 30 m, meski umumnya di pekarangan hanya mencapai sekitar 20-an meter. Batang dapat mencapai diameter 90 cm, bergetah seperti susu. Daun majemuk berselang-seling, bertangkai s/d 18 cm, menyirip beranak daun tiga, bentuk jorong sampai bundar telur, 6-26 × 3-16 cm; membulat atau agak runcing di pangkal, meruncing di ujung; hijau berkilat di sebelah atas, hijau kusam di bawahnya. Anak daun ujung bertangkai panjang, jauh lebih panjang dari tangkai anak daun sampingnya. Bunga dalam malai di ketiak daun, berambut, menggantung, sampai dengan 25 cm. Bunga berkelamin dua, bertangkai pendek; kelopak bertaju 5; mahkota 5 helai, kuning hijau, lanset sungsang, 6-8 mm; samar-samar berbau harum. Buah buni bulat agak gepeng, 5-6 cm, kuning atau kemerahan jika masak, berbulu halus seperti beludru. Daging buah bagian luar tebal dan keras, menyatu dengan kulit, kemerahan, agak masam; daging buah bagian dalam lunak dan berair, melekat pada biji, putih, masam sampai manis. Biji 2-5 butir, besar, bulat telur agak pipih, coklat kemerahan berkilat; keping biji berwarna merah.

Kegunaan Tumbuhan

Wasir adalah struktur vaskular di saluran anus, mereka membantu mengendalikan tinja. Jika bagian ini bermasalah, akan terjadi pembengkakan, peradangan, perdarahan dan thrombosis. Vitamin C dalam buah kecapi membantu mempromosikan endotel yang sehat di pembuluh darah. Serat membantu menjaga tinja tetap lembut. Saat feses sudah empuk, Moms tidak perlu mengejan saat buang air besar.

Penutup

Tulisan ini merupakan hasil kajian kepustakaan ruang digital melalui situs internet. Ucapan terima kasih penulis kepada para pengelola situs internet yang telah saya jadi sumber tulisan ini dan mohon maaf nama penulis sumber tulisan tidak saya tuliskan disini.

Tumbuhan Cengal

Pendahuluan

Tumbuhan Cengal ialah sejenis pohon kayu keras yang populer, keras, padat, tahan lama, mahal dan berkualitas tinggi. Daerah distribusi alami pohon ini terbatas pada Semenanjung Malaysia, Singapura dan selatan Thailand. Nama tumbuhan ini : Cengal, nama ilmiah : Neobalanocarpus heimii.

Karakteristik Tumbuhan

Bentuk pohon dengan tinggi dapat mencapai 50 m dengan tinggi bebas cabang berkisar antara 15-35 m, diameter batang setinggi dada dapat mencapai 125 cm, bentuk batang lurus dan bundar, berbanir yang tingginya dapat mencapai 1,5 m. Kulit luar berwarna hampir hitam atau coklat tua, beralur dangkal dan sedikit mengelupas.

Warna kayu teras yang masih segar berwarna kuning muda kecoklatan sampai coklat muda, lama kelamaan menjadi kuning jerami, coklat kuning atau coklat. Kayu gubal berwarna putih atau kuning muda, kadang-kadang semu kelabu, tebal 1-10 cm, biasanya 3-4 cm. Tekstur kayu agak kasar sampai kasar. Arah serat lurus atau nyata berpadu.

Permukaan kayu licin atau kasar pada bagian arah seratnya berpadu. Permukaan kayu mengkilap. Pada bidang radial tampak gambar berupa pita-pita longitudinal karena arah serat yang berpadu, seringkali dengan garis-garis putih karena adanya saluran dammar.

Sifat pemesinan kayu cengal bervariasi dari baik sampai buruk. Kayunya dapat dibentuk dan dibuat lubang persegi dengan hasil baik, dapat dibubut dengan hasil baik sampai sangat baik, dapat dibor dengan hasil sedang sampai sangat baik, dapat diserut dengan hasil sedang sampai baik, tetapi hasil pengampelasan memberikan hasil buruk sampai sangat baik. Kayu cengal mudah dikerjakan dan menghasilkan permukaan yang halus jika mempergunakan alat-alat yang tajam.

Daun kedudukan daun selang-seling. Tangkai daun melengkung. Permukaan bawah dan atas helaian daun licin. Bangun daun bulat, bulat panjang sampai lanset, melancip di ujung. Urat/tulang daun kedua (sekunder) menyirip seperti meranti dan sebagian seperti Dryobalanops. Terdapat urat pendek diantara urat sekunder yang sampai ujung urat/tulang daun ketiga (tertier) tangga /jala terdapat daun penumpu bangun jarum, lakas gugur.

Kegunaan Tumbuhan

Ia biasa digunakan bagi kerja pembinaan berat seperti membuat rumah, perahu dan jambatan kerana ia juga tahan serangan anai-anai. Atas sebab yang sama, ia kini turut digunakan untuk membuat perabot dan ukiran tangga, gazebo (sejenis pondok), tembok pusara kubur.

Sepenggal Kenangan

Pohon Cengal tumbuh subur di perbatasan kebun kopi keluarga penulis dan kakak Abu Roni, terletak umbul Sekampung Kuning, desa Datar Lebuai, kecamatan Air Naningan, kabupaten Tanggamus, provinsi Lampung. Pohon ini diketemukan oleh kakak penulis Iskandar Bin M. Ibrahim (Almarhum) pada tahun 1973. Pohon Cengal tersebut setinggi 45 meter dengan ukur lilitnya 2.50 meter, atau kira-kira 3 pemeluk. Sepenggal kenangan bagi penulis adalah pada saat baru diketemukan pohon tumbur subur, nampak indah dipandang mata. Dikarenakan akan menggangu pertumbuhan tanaman kopi, maka kayu Cenggal tersebut ditebang oleh kakak penulis. Pada tahun 1976 kayu Cenggal tersebut, digergaji dijadikan balok-balok ukuran 8x12 centi meter untuk dijadikan bahan bangunan Sekolah Dasar umbul Datar Tenam, Datar Lebuai, kecamatan Air Naningan, kabupaten Tanggamus, provinsi Lampung.

Penutup

Tulisan ini merupakan hasil kajian kepustakaan ruang digital melalui situs internet. Ucapan terima kasih penulis kepada para pengelola situs internet yang telah saya jadi sumber tulisan ini dan mohon maaf nama penulis sumber tulisan tidak saya tuliskan disini.

Tumbuhan Jengkol

Pendahuluan

Tumbuhan jengkol atau lebih dikenal dengan tumbuhan jering adalah termasuk dalam suku biji-bijian. Nama tumbuhan ini : Jering atau jengkol, Jehing ( Lubai), nama ilmiah : Archidendron pauciflorum. Sinonim: A. jiringa, Pithecellobium jiringa.

Karakteristik Tumbuhan

Tumbuhan ini mempunyai tinggi yaitu sekitar 20 m, tegak, berbentuk bulat, berkayu, licin, dan mempunyai percabangan simpodial, cokelat kotor. Batang tanaman ini tumbuh tegak, berbentuk bundar, dan berwarna cokelat gelap. Tekstur dari kulit batang pohon ini terasa sangat licin bila akan diraba dengan mempunyai sistem percabangan simpodial.

Daun tanaman ini majemuk, lonjong, berhadapan, panjang sekitar 10-20 cm, lebar sekitar 5-15 cm, tepi rata, ujung runcing, pangkal daun membulat, pertulangan daun menyirip, tangkai panjang sekitar 0,1-1 cm, mempunyai warna hijau tua. Daun tanaman jengkol ini merupakan jenis daun majemuk yang akan tumbuh secara berhadapan antara satu sama yang lainnya.

Struktur bunga tanaman ini majemuk, berbentuk seperti tandan, pada ujung batang serta ketiak daun, tangkai bulat, panjang ± 3 cm, mempunyai warna ungu pada kulitnya, benang sari berwarna kuning, putik berbentuk silindris berwarna kuning, mahkota bunga lonjong dengan warna putih kekuningan.

Buah Jengkol yang masuk kedalam buah kacang-kacangan yang sedikit beracun karena keberadaan jengkol asam, asam amino, yang menyebabkan djenkolism (keracunan jengkol). 

Keracunan Jengkol

Keracunan Jengkol dalam bahasa Lubai disebut Kaputan Jehing. Menyebabkan "spasmodik nyeri, encok, obstruksi saluran kemih dan gagal ginjal akut". Kondisi terutama mempengaruhi orang-orang, mengkonsumsi jengkol berkali-kali tanpa insiden, untuk mengembangkan gagal ginjal pada kesempatan lain. Kandungan asam jengkolat pada biji jengkol bervariasi, tergantung pada varietas dan umur biji jengkol. Jumlahnya antara 1 – 2 % dari berat biji jengkol. Tetapi yang jelas asam jengkolat ini dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Penyebabknya adalah terbentuknya kristal asam jengkolat yang akan dapat menyumbat saluran air seni. Jika kristal yang terbentuk tersebut semakin banyak, maka kelama-lamaan dapat menimbulkan gangguan pada saat mengeluarkan air seni. Bahkan jika terbentuk nya infeksi yang dapat menimbukan gangguan-gangguan lebih lanjut.

Kegunaan Tumbuhan

Diantara kegunaan buah Jengkol diketahui dapat mencegah diabetes dan bersifat diuretik dan baik untuk kesehatan jantung. Biji jengkol dapat dimakan segar ataupun diolah. Olahan paling umum adalah disemur, dan dikenal oleh orang Sunda sebagai ati maung atau "hati macan". Secara berkelakar orang juga menyebutnya sebagai "kancing levis" karena bentuknya yang bundar diasosiasikan dengan kancing pada jins Levi's. Bijinya lunak dan empuk. Tekstur inilah yang membuatnya disukai. Aromanya agak menyerupai petai tetapi lebih lemah. Namun demikian tidak demikian bila sudah dibuang dari urin.

Selain disemur, biji jengkol juga dapat dibuat menjadi keripik seperti halnya emping dari melinjo, dengan cara ditumbuk/digencet hingga pipih, dikeringkan dan digoreng dengan minyak panas. Efek negatif bau sebenarnya dapat dikurangi dengan perendaman atau perebusan. Bau pada waktu kencing dapat dikurangi apabila pembilasan dilakukan sebelum dan sesudah kencing dengan jumlah air yang cukup.

Penutup

Tulisan ini merupakan hasil kajian kepustakaan ruang digital melalui situs internet. Ucapan terima kasih penulis kepada para pengelola situs internet yang telah saya jadi sumber tulisan ini dan mohon maaf nama penulis sumber tulisan tidak saya tuliskan disini.

Kamis, 18 November 2021

Melapangkan Kesusahan

Mari bersama mewujudkan kebaikan, didalam hidup ada saat kita mendapatkan kelapangan rizki dari Allah dan ada saat kita sedang mengalami kesempitan rizki. Oleh karena marilah kita saling tolong menolong didalam kebaikan dan jangan tolong menolong didalam keburukan.

Rosulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ،
Artinya : Barangsiapa yang melapangkan untuk seorang mukmin satu kesusahan dari kesusahan-kesusahan dunia, maka Allah akan melapangkan untuknya satu kesusahan dari kesusahan-kesusahan di hari Kiamat. (HR. Muslim no. 2699).

Sabtu, 02 Februari 2013

Sholawat Nabi

Dari jalan Abi Mas’ud Al Anshariy

اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على آل إبراهيم وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على آل إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد

Allaahumma sholli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shol laita ‘alaa aali ibroohiim ,wa baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa aali ibroohiim fil ‘aalamiina innaka hamiidum majiid.
 
Artinya : Ya Allah berilah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim, dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga Ibrahim atas sekalian alam, Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji (lagi) Maha Mulia.
 
[SHAHIH, HR Muslim 2/16, Abu Dawud no. 980, At Tirmidzi 5/37-38]

Selasa, 02 Oktober 2012

Gandong


Sebuah Gandong tempat warga Lubai mencuci pakaian dan buat hajat, secara tradisional. Gandong merupakan rakit yang terbuat dari kayu yang ringan, sehingga daya ampung sangat bagus. Foto ini diabadikan di desa Jiwa Baru, kecamatan Lubai, kabupaten Muara Enim, provinsi Sumatera Selatan.

Kamis, 15 April 2010