Sabtu, 20 November 2021

Kesenian


Kesenian mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga. Sebagai makhluk yang mempunyai cita rasa tinggi, manusia menghasilkan berbagai corak kesenian mulai dari yang sederhana hingga perwujudan kesenian yang kompleks.

Untuk menuliskan kesenian masyarakat Lubai pada blog ini, penulis tidak menggunakan referensi darimanapun. Penulis hanya menuliskan berdasarkan pengamatan langsung, diantara tarian tradisonal Lubai : Serampang Duabelas, Tanggai. Seni Musik : Gitar tunggal dan betembang lagu daerah Lubai; Jeliheman : yaitu cerita rakyat Lubai dan berpantun.

Paleng ilok betanam Sehai,
Tambahi pule hampai Mengale,
Kaye di rantau si jurai Lubai,
Jangan lupekan sanak ye sare.

Betanam Sehai di tengah ume,
Sebab sehai banyak gunenye,
Perantauan Lubai jadi jeme,
Kalu balek duson nganca'i base.

Betanam Sehai banyak gunenye,
Masukan ke pindang ilok hasenye,
Balek ke duson jangan bebase,
Pugok ngan ninek dek tau retinye.

Sangkan kami betanam Sehai,
Untuk campuran gulai ahi riaye,
Sangkan kami merantau nei Lubai,
Untuk merubah nasib kami jeme sare.

Betanam Sehai banyak gunenye,
Masukkan ke pindang ilok hasenye,
Balek ke duson kami galak bebase,
Karene lahi nei Lubai lah cukup lame.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar